Pada tanggal 24 Desember 1979 pukul 23.40 WIB lahirlah seorang bayi montok yang cantik dengan berat badan 4,2kg dari rahim seorang ibu yang bernama Asra Dalimi. Bayi montok yang cantik itu diberi nama Syandra Kristanti oleh kedua orangtuanya. Nama papiku adalah Harun Suarsono ya...
Syandra kecil terlahir sebagai anak ketiga dari empat bersaudara. Kakak pertamaku bernama Diah Ekawati Harun, kakak keduaku bernama Meri Yulvianti dan adikku bernama Yedi Hattadi. Perbedaan usia diantara kami tidak terlalu jauh jadi masa kecil kami lalui penuh dengan warna... Hehehe...
Pada tahun 1984 mami menyekolahkanku di Taman Kanak kanak Marsudisiwi dengan ibu Tika & ibu Kesih sebagai gurunya. Jarak antara sekolah & rumah lumayan jauh, jadi mami mengantarku ke sekolah dengan sepeda mininya (jadi kangen masa-masa itu..hehehe..)
Setelah 2 tahun di TK Marsudisiwi, mami memasukkan aku ke SDN Mekarjaya 13 biar bisa barengan dengan kakak kakakku. Di kelas 1 & 2 prestasiku biasa saja, tetapi mulai kelas 3 prestasiku lumayan meningkat. Namun di kelas 4 prestasiku kembali menurun karena banyaknya saingan di kelas, tapi di kelas 4 inilah awal mulanya aku jadi pemimpin upacara (hebat ya...hehehe...). Di kelas 4 juga aku diikutsertakan dalam kegiatan Dokter Kecil oleh ibu & bapak guru di sekolah. Kelas 5 adalah masa paling menyenangkan, karena dianugerahi wali kelas yang cantik & perhatian sampai sampai pas hari ualngtahunku beliau memberikan ucapan selamat untukku (apakabarnya ya bu Jatnika Sari). Di kelas 5 pulalah aku mendapatkan menstruasi pertamaku (hehehe...). Kelas 6, masa-masa menegangkan karena di kelas 6 ini aku menempuh ujian EBTANAS (kalau sekarang namanya UN). Karena aku diharuskan meneruskan ke SMP negeri oleh kedua orangtuaku. Alhamdulillah aku masuk SMP negeri jua walaupun bukan SMP terfavorit di kota Depok kala itu.
Tahun 1992, Alhamdulillah aku diterima di SMPN 1 Depok. SMPN tertua di kota Depok. Ketika SMP inilah aku mulai lebih mendalami kegiatan Pramuka, walaupun sempet dilarang sama mami tapi aku tetap nekat ikut kegiatan ini. Masa masa SMP pulalah aku mulai tomboy & sedikit galak sama laki-laki (abisnya kalo gak gitu dilecehin siy...) ditambah karena kelas 2 & 3 aku masuk di kelas yang sebagian anak laki-lakinya suka ngisengin anak perempuan. Tapi kami kompak ketika ngerjain guru. hehehe...(yang ini jangan ditiru ya...&maafkan kami ya pa/bu guru). Di SMP juga aku dikira beragama Nasrani hanya karena namaku ada kristantinya & ditambah mataku sipit padahal kan aku seorang muslimah tulen. hehehe... (ah...jadi kangen teman teman SMP nih...Apakabarnya kalian guys...). Duh, kalo untuk prestasi akademikku di SMP awut awutan euy kadang bagus kadang jelek tapi lebih banyak jeleknya. hehehe... Tapi kan yang penting aku lulus dengan NEM yg lumayan memuaskan sehingga aku bisa meneruskan ke SMA negeri di Depok sesuai dengan harapan orangtuaku yang menginginkan aku masuk SMA negeri walaupun dengan nilai yang pas pasan.
Cerita tentang SMPnya sangat Singkat... Hehehe
ReplyDeleteno comment
Delete